Connect with us

Kesehatan

Kerap Ditemukan Pada Makanan, Berikut Kegunaan Bahan Tambahan Makanan

Published

on

kerap ditemukan pada makanan, berikut kegunaan bahan tambahan makanan

Industri makanan saat ini telah berkembang pesat. Seiring dengan berkembangnya industri makanan, efek negatif pun kerap timbul. Makanan yang kita konsumsi sebaiknya adalah makanan yang sehat, dengan mengandung bahan yang dapat merugikan mahluk hidup yang mengkonsumsinya.

Namun, di peredarannya tetap terdapat bahan tambahan makanan lain seperti pewarna, penyedap rasa dan aroma, pemantap, anti oksidan, pengawet, pengemulsi, anti gumpal, pemucat, dan pengental. Tujuan pemberian bahan tambahan makanan adalah untuk mempengaruhi dan menambah cita rasa, warna, tekstur, dan penampilan dari bahan makanan. Adapun apa saja dampak bahan tambahan kepada makanan itu sendiri? Berikut penjelasannya:

  • Bahan pengemas

Beberapa zat dapat berpindah dari wadah makanan, pembungkus, dan lain-lain ke makanan yang dibungkus didalamnya. Kebanyakan zat kimia yang dapat berpindah dari bahan pengemas jenis konvensional, misalnya kertas dan kayu, dianggap aman dan tercantum dalam GRAS FDA.

  • Antibiotik

Antibiotik biasanya diberikan pada hewan untuk mencegah berjangkitnya penyakit yang disebabkan oleh kuman dan untuk mempercepat pertumbuhan. Tingkat residu obat ini biasanya sangat rendah dan dianggap tidak menginduksi efek toksik.

  • Zat anabolik

Zat pemacu pertumbuhan dan yang ditanamkan subkutan pada bagian hewan yang biasanya tidak dimakan, misalnya telinga. Tingkat residunya dalam daging cukup rendah sehingga praktis tidak akan menghasilkan efek toksik umum kecuali karsonogenisitas.

  • Siklamat

Siklamat dianggap tidak berbahaya dan digunakan secara luas dalam makanan dan minuman selama bertahun-tahun. Tetapi keamanannya mulai diragukan setelah ada penemuan bahwa pada hewan dan manusia zat itu dapat dimetabolisme oleh flora usus menjadi sikloheksilamin yang tampaknya lebih toksik.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

┬ęCopyright Gitupedia 2021